Hari Pertama Penerjunan KKN, Kordes Dion Langsung Tumbang Kena DB Usai Santap Mie Ayam, Satu Desa Heboh

26 Juli 2026
Hari Pertama Penerjunan KKN, Kordes Dion Langsung Tumbang Kena DB Usai Santap Mie Ayam, Satu Desa Heboh
BOYOLALI — Agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kedungdowo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali tahun ini diawali dengan sebuah rekor yang tak terduga. Belum sempat menjalankan satu pun program kerja, sang Koordinator Desa (Kordes), Dion, resmi menjadi pasien rawat inap di RS Waras Wiris. Ironisnya, insiden ini terjadi tepat pada hari pertama KKN dimulai. Kabar dirawatnya sang Kordes sontak menyebar dengan cepat dan membuat heboh warga satu desa. Pasalnya, rombongan mahasiswa KKN baru saja tiba, namun pimpinannya sudah harus dilarikan ke rumah sakit. Berdasarkan penelusuran tim di lapangan, Dion sebenarnya sudah mengalami demam dan gejala tidak enak badan beberapa hari sebelum jadwal keberangkatan KKN. Namun, dengan semangat pengabdian (atau mungkin sekadar menolak kenyataan), ia memilih untuk tetap berangkat menuju Desa Kedungdowo. Tiba di lokasi pada hari pertama, Dion dilaporkan sama sekali tidak terlihat seperti orang sakit parah. Ia beraktivitas seperti biasa bersama anggota posko lainnya. Bahkan, sebelum pergi ke rumah sakit, ia masih sanggup menghabiskan satu porsi penuh mie ayam. "Dia itu nggak ngerasa sakit yang gimana-gimana. Pas hari pertama sampai sini ya biasa aja, makannya juga masih lahap habis semangkok mie ayam," jelas salah satu rekan sekelompoknya. "Niat awalnya cuma mau periksa biasa ke RS Waras Wiris karena badannya agak sumeng, eh begitu cek darah dokter bilang kena Demam Berdarah (DB) dan trombositnya turun. Langsung disuruh rawat inap detik itu juga." Transisi kilat dari menyantap mie ayam menjadi pasien rawat inap ini menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Desa Kedungdowo. Berita tentang "Kordes KKN yang baru datang langsung masuk rumah sakit" menyebar dari mulut ke mulut, mulai dari balai desa hingga ke ibu-ibu yang sedang berbelanja di warung sayur. Banyak warga yang terkejut sekaligus bersimpati mengetahui sang ketua rombongan harus absen di hari pembukaan. "Warga sini pada kaget dan nanya-nanya, 'Loh, Mas Kordesnya baru datang kok sudah masuk RS?'. Satu desa jadi tahu semua," tambah rekan Dion. Kini, sementara teman-temannya mulai beradaptasi dengan lingkungan Posko Kedungdowo, Dion harus fokus memulihkan diri di RS Waras Wiris. Peristiwa ini menjadi catatan unik bagi kelompok KKN tersebut, sekaligus pengingat bahwa penyakit DB tidak pandang bulu, bahkan bagi seorang Kordes yang baru saja menghabiskan semangkuk mie ayam di hari pertama masa jabatannya.